Mark Williams 27 Poin Bantu Suns Menang. Mark Williams mencatat penampilan terbaik musim ini dengan mengemas 27 poin dan 14 rebound saat Phoenix Suns mengalahkan Charlotte Hornets 118–106 di Spectrum Center, Charlotte, 28 Januari 2026 malam WIB. Center berusia 23 tahun itu menjadi penentu kemenangan Suns di paint, membantu timnya meraih kemenangan tandang penting untuk tetap berada di zona playoff Wilayah Barat. Dengan Durant dan Booker yang absen karena load management, Williams tampil sebagai focal point serangan dan pertahanan, membuktikan bahwa ia sudah siap menjadi pusat utama Suns di masa depan. INFO PROPERTI
Jalannya Pertandingan Pheonix vs Hornets: Mark Williams 27 Poin Bantu Suns Menang
Suns langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama. Williams membuka dengan 10 poin cepat dari post-up dan put-back dunk, sementara Bradley Beal dan Grayson Allen menambah poin dari luar. Hornets sempat mendekat di akhir kuarter kedua berkat permainan cepat LaMelo Ball, tapi Suns menutup half-time dengan keunggulan 62–52 setelah run 12–4 yang dipimpin Williams di paint. Di kuarter ketiga, Hornets mencoba bangkit dengan pertahanan agresif dan serangan balik yang dipimpin Miles Bridges. Mereka sempat memimpin 78–76 di akhir periode ketiga. Namun di kuarter keempat, Williams kembali mengambil alih dengan 12 poin di periode penutup, termasuk beberapa dunk dan hook shot yang mematikan. Suns menutup laga dengan run 14–4 yang dipimpin Williams dan Beal. Skor akhir 118–106. Suns unggul rebound 52–42 dan mencatat 12 steal, sementara Hornets tertahan di bawah 44% tembakan.
Performa Mark Williams yang Dominan: Mark Williams 27 Poin Bantu Suns Menang
Mark Williams mencatat: 27 poin (12/18 FG, 3/3 FT), 14 rebound (6 offensive), 3 blok, dan 2 steal dalam 34 menit bermain. Ia mendominasi paint dengan efisiensi tinggi dan menjadi penghalang utama di rim. Bradley Beal menyumbang 24 poin dan 8 assist, sementara Grayson Allen menambah 18 poin dengan 5/8 tembakan tiga angka. Jusuf Nurkić yang bermain terbatas karena rotasi memberikan kontribusi 10 poin dan 8 rebound dari bangku cadangan. Pelatih Mike Budenholzer memuji Williams setelah laga: “Mark bermain seperti All-Star malam ini. Ia mengontrol paint di kedua sisi dan memberi kami energi yang kami butuhkan tanpa dua bintang utama.” Hornets, di sisi lain, tampak kelelahan setelah jadwal tandang panjang dan kurangnya kedalaman skuad.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek Suns
Kemenangan ini membawa Suns ke rekor 29–17 dan tetap berada di peringkat 4 Wilayah Barat, unggul selisih kemenangan dari tim di bawahnya. Hasil ini juga membuktikan kedalaman skuad Suns yang semakin baik meski tanpa Durant dan Booker. Dengan Williams yang semakin matang sebagai center utama, Suns punya opsi lebih banyak di paint dan pertahanan rim. Prospek playoff mereka semakin cerah dengan rotasi yang lebih dalam dan performa kolektif seperti ini. Bagi Hornets, kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka musim ini. Mereka kini berada di dasar klasemen Timur dan semakin jauh dari zona play-in.
Kesimpulan
Penampilan 27 poin dan 14 rebound Mark Williams menjadi sorotan utama saat Suns mengalahkan Hornets 118–106 tanpa Durant dan Booker. Double-double dominan dari sang center muda membuktikan bahwa ia sudah siap menjadi tulang punggung pertahanan dan serangan Suns di masa depan. Kemenangan tandang ini tidak hanya menambah poin penting di klasemen, tapi juga meningkatkan moral tim menjelang laga-laga krusial berikutnya. Suns sedang dalam jalur yang sangat baik untuk finis top 4 Barat—dan malam ini mereka kembali mengingatkan semua orang mengapa mereka adalah salah satu tim paling ditakuti di liga.