Hornets Raih 7 Kemenangan Beruntun vs Pelicans. Charlotte Hornets melanjutkan tren positif mereka dengan kemenangan 102-95 atas New Orleans Pelicans pada 2 Februari 2026 di Spectrum Center, Charlotte. Ini menjadi kemenangan ketujuh beruntun bagi Hornets, menyamai rekor terpanjang mereka sejak Maret 2016. LaMelo Ball memimpin dengan 24 poin, 8 rebound, dan 5 assist meski sempat mengalami benturan kepala dengan pelatih Charles Lee di kuarter pertama. Hornets bangkit dari defisit 22 poin di babak pertama untuk membalikkan keadaan di paruh kedua, sementara Pelicans gagal mempertahankan keunggulan dan kalah keenam kali dari sembilan laga terakhir mereka. REVIEW FILM
Jalannya Pertandingan dan Comeback Dramatis: Hornets Raih 7 Kemenangan Beruntun vs Pelicans
Babak pertama berjalan buruk bagi Hornets. Mereka tertinggal 64-49 di halftime setelah menembak 7 dari 30 dari luar garis tiga angka dan melakukan 10 turnover. Pelicans memimpin hingga 22 poin di kuarter kedua berkat Trey Murphy III yang mencetak 27 poin. Namun Hornets bangkit di babak kedua dengan pertahanan ketat yang membatasi Pelicans hanya mencetak 31 poin di paruh kedua.
LaMelo Ball kembali bermain setelah benturan kepala dan mencetak 18 poin di babak pertama sebelum menambah 6 poin lagi di paruh kedua. Kon Knueppel menyumbang 17 poin (4/6 tiga angka) dan 9 rebound dari bangku cadangan, sementara Brandon Miller dan Grant Williams masing-masing 16 poin. Hornets mengatasi 17 turnover dengan pertahanan yang membaik dan tembakan 3 angka yang lebih baik di babak kedua. Pelicans dipimpin Trey Murphy III (27 poin), tapi Zion Williamson hanya mencetak 14 poin dengan 11 rebound, dan Derik Queen 16 poin.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: Hornets Raih 7 Kemenangan Beruntun vs Pelicans
LaMelo Ball menjadi motor utama Hornets dengan 24 poin (8/20 FG, 3/14 3PT, 5/5 FT), 8 rebound, dan 5 assist. Kon Knueppel tampil impresif dari bangku cadangan dengan 17 poin dan 9 rebound. Grant Williams dan Ryan Kalkbrenner juga berkontribusi dari bench dengan masing-masing 16 dan 10 poin.
Dari kubu Pelicans, Trey Murphy III memimpin dengan 27 poin, tapi tim hanya mencetak 31 poin di babak kedua. Zion Williamson mencetak 14 poin dan 11 rebound, tapi Pelicans kalah dalam pertarungan rebound dan turnover. Statistik pertandingan menunjukkan Hornets unggul dalam rebound (48–34) dan tembakan 3 angka (13/38 vs 11/34), meski kedua tim sama-sama melakukan 17 turnover.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek
Kemenangan ini membuat Hornets naik ke rekor 23-28 dan mendekati zona play-in (dalam jarak satu kemenangan dari Atlanta Hawks di posisi 10). Ini juga menjadi kemenangan ketujuh beruntun, rekor terpanjang mereka dalam hampir satu dekade. Pelatih Charles Lee memuji ketahanan tim: “Kami tidak pernah menyerah meski tertinggal besar. Ini menunjukkan karakter tim.”
Bagi Pelicans (13-39), kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka dengan 6 kekalahan dari 9 laga terakhir. Mereka tetap di dasar klasemen Wilayah Barat dan butuh keajaiban untuk lolos ke play-in.
Kesimpulan
Kemenangan comeback 102-95 atas Pelicans menjadi bukti ketahanan Charlotte Hornets di musim yang sulit. Bangkit dari defisit 22 poin dengan pertahanan kuat di babak kedua dan kontribusi dari LaMelo Ball serta bench menunjukkan potensi tim ini. Dengan 7 kemenangan beruntun, Hornets mulai mendekati zona play-in dan membangun momentum positif. Bagi Pelicans, kekalahan ini menambah beban di musim yang berat. Pekan ini sekali lagi membuktikan bahwa NBA penuh kejutan—dan Hornets sedang dalam performa terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.