Sehebat Apa Kemampuan Jaylon Tyson di NBA. Cleveland Cavaliers membuka musim NBA 2025/2026 dengan kemenangan 126-110 atas Toronto Raptors di Rocket Mortgage FieldHouse pada 23 Agustus 2025, dan sorotan tertuju pada guard tahun kedua, Jaylon Tyson. Pemain berusia 22 tahun ini tampil mengesankan dengan 15 poin, 5 rebound, dan 2 assist dari bangku cadangan, memicu antusiasme fans dan pelatih Kenny Atkinson. Penampilan Tyson di laga pembuka ini, ditambah performa gemilangnya di Las Vegas Summer League Juli lalu, membuat banyak pihak mulai memperhatikan potensinya sebagai X-factor bagi Cavaliers. Dengan kedalaman skuad yang menjadi pertanyaan musim ini, kemampuan Tyson di lapangan menjadi topik hangat. Sehebat apa sebenarnya kemampuan pemain muda ini di panggung NBA? BERITA LAINNYA
Siapa Itu Jaylon Tyson
Jaylon La Rone Tyson, lahir pada 2 Desember 2002 di Allen, Texas, adalah pemain basket profesional yang kini memperkuat Cleveland Cavaliers. Berdiri dengan tinggi 6 kaki 6 inci dan berat 215 pon, Tyson adalah guard-forward serbabisa yang direkrut Cavaliers sebagai pilihan ke-20 di NBA Draft 2024. Ia menjalani karier kuliah di tiga universitas—Texas Longhorns, Texas Tech Red Raiders, dan California Golden Bears—sebelum akhirnya bersinar di Cal, di mana ia masuk tim utama All-Pac-12 pada 2023/2024 dengan rata-rata 19,8 poin, 6,8 rebound, dan 3,5 assist per game. Di sekolah menengah John Paul II di Plano, Texas, Tyson memimpin timnya meraih gelar negara bagian dan dinobatkan sebagai MVP distrik. Dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang, ia dipandang sebagai talenta muda dengan potensi besar untuk menjadi pemain kunci di NBA.
Sehebat Apa Kemampuannya di NBA
Meski baru memasuki musim kedua, Jaylon Tyson telah menunjukkan kemampuan yang menjanjikan. Di musim rookie-nya, ia bermain dalam 47 pertandingan untuk Cavaliers, mencatatkan rata-rata 3,6 poin, 2,0 rebound, dan 0,9 assist dengan akurasi tembakan 43% dan tembakan tiga angka 34% dalam waktu bermain terbatas, kurang dari 10 menit per game. Namun, penampilannya di Las Vegas Summer League 2025 menjadi pembuktian besar. Dalam tiga pertandingan, Tyson mencatatkan rata-rata 19,7 poin, 6,0 rebound, dan 6,7 assist per game, termasuk performa puncak 20 poin dan 12 assist melawan Indiana Pacers. Ia dikenal karena kemampuan menembaknya yang cepat, terutama dalam situasi catch-and-shoot dan pull-up, serta keahlian floaters yang halus. Secara defensif, Tyson solid dengan pergerakan lateral yang baik dan kemampuan membaca permainan, membuatnya mampu menjaga pemain dari berbagai posisi. Kelemahannya adalah kurangnya ledakan di langkah pertama, tetapi ukuran tubuhnya dan kecerdasan bermain membantu menutupi kekurangan ini. Performa terbarunya melawan Raptors, dengan 15 poin dalam 17 menit, menunjukkan bahwa ia mulai menemukan ritme di level NBA.
Saat Ini Jaylon Tyson Sedang Berada di Tim Mana
Jaylon Tyson saat ini bermain untuk Cleveland Cavaliers, tim yang merekrutnya di NBA Draft 2024 dan menandatangani kontrak rookie bersamanya pada Juli 2024. Musim ini, ia diproyeksikan mendapat peran lebih besar di bawah asuhan pelatih baru Kenny Atkinson, yang sangat antusias dengan potensinya. Tyson juga sempat ditugaskan ke Cleveland Charge, afiliasi G League Cavaliers, selama musim rookie-nya, di mana ia mencatatkan performa impresif seperti 23 poin dan 16 rebound dalam kemenangan atas Grand Rapids pada Januari 2025. Dengan Cavaliers yang kini mengandalkan bintang seperti Donovan Mitchell dan Darius Garland, Tyson diharapkan menjadi pelengkap sebagai pemain rotasi yang bisa memberikan energi dari bangku cadangan. Peran ini diperkuat oleh kepercayaan Atkinson, yang melihat Tyson sebagai pemain serbabisa yang cocok dengan gaya bermain cepat dan fleksibel tim.
Kesimpulan: Sehebat Apa Kemampuan Jaylon Tyson di NBA
Jaylon Tyson sedang menunjukkan tanda-tanda sebagai bintang masa depan di NBA, dengan kemampuan serbabisa yang membuatnya menonjol di Cleveland Cavaliers. Dari performa terbatas di musim rookie hingga ledakan di Summer League dan laga pembuka musim ini, Tyson membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar pemain cadangan. Kemampuan menembak, playmaking, dan pertahanannya yang solid menjadikannya aset berharga bagi Cavaliers, yang berambisi kembali ke puncak Eastern Conference. Dengan dukungan pelatih Kenny Atkinson dan pengalaman yang terus bertambah, Tyson berpotensi menjadi pemain rotasi kunci atau bahkan lebih di masa depan. Musim 2025/2026 akan menjadi ajang pembuktian bagi Tyson untuk menerjemahkan potensinya menjadi kontribusi konsisten di panggung NBA, dan fans Cavaliers punya alasan untuk optimistis menyambut perjalanan pemain muda ini.